HOME

PublicationNKK Lab Report-IALE Beijing Congress

Please click here to read the original report in English
and scroll down to read Bahasa Indonesia

  

中文版汇报
王荣华
博士
(中越研究室2011秋期毕业生)


内容包括:
简介
专题讨论和展板汇报
参会的研究室成员汇报
会间考察
对IALE大会参会者的印象
感谢

简介
greengreengreengreengreen
国际景观生态学大会每四年举行一次。 第八届国际景观生态学大会是首次在亚洲国家以及发展中国家举办。以可持续发展的环境和文化为主题的第八届国际景观生态学大会于2011年8月18 – 23日在北京举行。此次大会吸引了来自42个国家和地区的845名代表参加,互相交流互相学习互相讨论未来景观生态学的可持续发展课题。
greengreengreengreengreen
这次大会由国际景观生态学会(The International Association for Landscape Ecology, 简写为IALE)主办,国际景观生态学会中国分会、中国生态学学会、中国科学院生态环境研究中心和北京大学共同承办。大会在2008年奥运会鸟巢附近的国家会议中心举行。
greengreengreengreengreen
在开幕式上,聚集了众多的专家学者如著名的哈佛大学景观生态学教授同时也是景观生态学之父理查德·福尔曼(Richard Foreman), 现任瓦赫宁根大学学风景空间规划教授及ALTERRA研究学院高级研究员的保罗·奥普丹(Paul Opdam), 在波特兰州立大学的可持续解决方案研究所主任的罗伯特·科斯坦萨(Robert Costanza), 美国亚利桑那州立大学教授的景观生态学与可持续性科学的邬建国(Jianguo Wu)以及IALE中国区域负责人及第八届IALE大会的合作主席傅伯杰教授(Prof. Bojie Fu)。


开幕式 (左)       (右)大会注册处

专题讨论和展板汇报
greengreengreengreengreen
大会科学委员会特邀了来自美国、英国、荷兰和中国的7个大会报告。围绕着大会主题“可持续的环境、文化与景观生态学”,会议针对景观生态系统的恢复力和适应性、景观生态学与文化保护、景观与城市规划、生物多样性保护及景观对气候变化的响应、景观规划与管理等热点问题进行了学术交流和热烈讨论。会议组织了13个专题(35个专题分会场)、520多个专题报告和140多个墙报展示。

大会日程
8月19日 上午:开幕式,大会特邀报告
下午:分会场专题报告
8月20日 全天:分会场专题报告
8月21日 全天:会间考察
8月22日 上午:分会场专题报告
下午:大会特邀报告,大会闭幕。



与 Prof. Richard Foreman的合影

 

中越信和研究室的全体与会人员

 

greengreengreengreengreen 共有11位成员来自于日本广岛大学国际协力研究科中越信和研究室。其中包括中越教授,6名博士生和4名硕士研究生。


参会人员

发表的主题

Participants

Presentation’s title

Nobukazu NAKAGOSHI
our Professor

  1. Community aspects on forest ecosystem in the Gunung Gde Pangrango, UNESCO Biophere Reserve, Indonesia
  2. Renewal of the Master Plan of Greenery in Hiroshima City
  3. Nature restoration projects in Japan
  4. Strategic education programme for designing low carbon society in Asia

Wang Rong Hua
PhD student, from China

  1. Assessment of urban green space using park cool intensity and net primary production
  2. Urban heat islands in the Capital area of China: analyzing the environmental significance of urban green spaces *(poster)

Lee Hyo Jin
PhD student, from South Korea

Remote sensing applications for precission farming: site-specific grazing management in fine scale pasture

Shazwin Mat Taib
PhD student, from Malaysia

Urban municipal solid waste recovery through regional collaborative research between Malaysia and Japan as alternative to landfill dependency

R.L Kaswanto
PhD student, from Indonesia

  1. Landscape ecology based approach for assessing pekarangan condition to preserve protected area in West Java
  2. Designing low carbon society through pekarangan management of rural communities in Java, Indonesia *(poster)

Shi Cao Hong
PhD student, from China

Water quality monitoring in a dam lake with artificial wetland by using advanced ion chromatographic system

Rachmad Firdaus
PhD student, from Indonesia

The linkages between land use land cover change and land degradation of the protected nature area, Batang Mero Wateshed, Sumatera

Brando Cabigas RAZON
Master’s student, from Philipines

Success and failure affecting sustainable fisheries in Marine Protected Areas (MPAs) in Sarangani Bay, Mindanao, Philipine *(poster)

Johaerudin
Master’s student, from Indonesia

Detection of land use land cover changes using remote sensing and GIS in Bodri Watershed, Central Java, Indonesia *(poster)

Jonh Piter Garoga LUBIS
Master’s student, from Indonesia

Land suitability assessment for oil palm (Elaeis guineensis Jacq.) plantation in Landak Regency, West Kalimantan using multi criteria decision analysis and GIS approach*(poster)

Ima Yudin Rayaningtyas
Master’s student, from Indonesia

Reducing emissions from deforestation and forest degradation (REDD+) programme in protected areas, Indonesia

 

Oral presentation by Prof. Nakagoshi, and Ms Shazwin-Left

Prof Hadi (Indonesia) & Prof. Nakagoshi (Japan)-right


The participants of Sustainability of protected area landscapes in Asian Tropical Region,

 


Sherry and Lubis in front of their posters

会间考察
greengreengreengreengreen
此次大会提供了7条会间考察路线来展示中国城市和农村文化景观以及景观设计和规划。 其中包括长城之旅,参观故宫和其他的北京著名历史景点。


在北京天坛(左)       (右) Joe 登上长城

对IALE大会参会者的印象
greengreengreengreengreen 第八届国际景观生态学大会是当前国际景观生态学研究领域最高水平的展示和交流平台,是探讨景观生态学的前沿发展方向、推动不同地区之间学术交流的盛会。通过参加此次盛会,我深深的了解了景观生态学的未来发展。同时从其他人的研究领域和学术报告中,我更清楚的建立了科学的观点给我的研究带来了更多启发性的观点。
greengreengreengreengreen 在另一方面,我也了解到了北京存在着很多社会和环境问题。我经历了空气污染,高密度人口导致的种种问题例如在城市交通,水资源以及城市居住问题。   

greengreengreengreengreen 最后,参加这次会议对我来说是一种全新的体验和经历,我遇到了许多有趣的和蔼的同行业者;此次大会举办的非常成功;中国的美食非常的好吃;北京的城市景观和文化景观是非常值得一看的。
尽管是最后但仍然很重要的是,我要感谢广岛大学全球环境领导者项目对我这次参会的大力支持!

PublicationBahasa Indonesia

Original Report in English is here.

IALE WORLD CONGRESS

Pendahuluan
Kongres dunia IALE (Asosiasi International tentang Lanskap Ekologi) yang ke-8 merupakan kongres IALE pertama yang dilaksanakan di Asia dan di negara berkembang. Kongres dunia ini dilaksanakan setiap 4 tahun. Dengan tema “lanskap ekologi untuk lingkungan dan budaya berkelanjutan” kongres IALE ke-y dilaksanakan di Beijing, China dari 18-23 Agustus 2011. Kegiatan telah melibatkan 845 peserta dari 42 negara untuk berbagi pengalaman, publikasi temuan, saling belajar dan berdiskusi tentang masa depan lanskap ekologi berkelanjutan.

Kongres IALE ke-8 dilaksanakan oleh the IALE-China Chapter, the Ecological Society of China, the Research Center for Eco-Environmental Sciences at the Chinese Academy of Sciences dan Peking University. Kongres dilaksanakan di China National Convention Center, dekat dengan stadion utama Olimpiade musim panas 2008.

Saat  acara pembukaan, pertemuan IALE beruntung dengan menghadirkan para peneliti terkemuka seperti Richard Forman (Professor Landskap Ekologi dari Harvard Unversity, dikenal sebagai Bapak Landskap Ekologi), Paul Opdam (peneliti senior di ALTERRA research institute, Wageningen University), Robert Costanza (Direktur  the Institute for Sustainable Solutions at Portland State University), Jianguo Wu (Professor Landskap Ekologi dan Ilmu Pelestarian, Arizona State Unversity) dan Professor Bojie Fu (Pimpnan IALE-China Chapter, wakil pimpinan konges IALE ke-8).

Symposium and Sesi Poster
Tujuh pleno presentasi disajikan difokuskan pada landscape ecological principles, landscape services and planning, urban landscape ecology, ecological design, sustainable landscape, dan bio-cultural diversity, respectively. Lebih dari 520 presentasi oral pada 35 symposium dan 9 sesi terbuka ditampilkan, dikombinasikan dengan 140 poster yang dipisahkan dalam 10 tema.

Peserta dan penampilan dari anggota lab NKK
Pada bagian ini, terdapat 11 peserta dari IDEC- Hiroshima University yaitu Professor Nakagoshi, 6 PhD student dan 4 master’s students as follows;

  1. Prof. Nobukazu Nakagoshi, dengan 4 tema presentasi
  2. Wang Rong Hua (mahasiswa PhD dari China), dengan 1 poster dan 1 presentasi oral.
  3. Lee Hyo Jin (mahasiswa PhD dari Korea Selatan), dengan 1 poster presentasi.
  4. Shazwim Mat Taib (mahasiswa PhD dari Malaysia), dengan 1 presentasi oral.
  5. R.L Kaswanto (mahasiswa PhD dari Indonesia), dengan 1 poster dan 1 presentasi oral.
  6. Shi Cao Hong (mahasiswa PhD dari China), dengan 1 presentasi poster.
  7. Rachmad Firdaus (mahasiswa PhD dari Indonesia), dengan 1 presentasi oral.
  8. Brando C Razon (mahasiswa Master dari Filipina), dengan 1 presentasi poster.
  9. Johaerudin (mahasiswa Master dari Indonesia), dengan 1 presentasi poster.
  10. Jonh P.G. Lubis (mahasiswa Master dari Indosia), dengan 1 presentasi poster.
  11. Ima Y Rayaningtyas (mahasiswa Master dari Indonesia), dengan 1 presentasi poster

Darmawisata
Tujuh rute darmawisata dirancang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman tengan landskap dan budaya Chia baik perkotaan maupun pedesaan, sebagaimana wujud perencanaan dan desain lanskap. Terdapat beberapa darmawisata yang menakjubkan seperti Tembok Raksana China, the Forbidden City and beberapa tempat bersejarah lainnya di China.

Impressi/Kesan dari Reporter.
Secara keseluruhan, kongres IALE dunia ke-8 sangat menarik dengan adanya peluang untuk saling mendengar, berbagi, diskusi dan interaksi dengan partisipan yang beraneka-ragam. Hal tersebut merupakan pengalaman yang sangat berharga karena dapat menghadiri kongres internasional yang terkenal. Saya mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang masa depan landskap ekologi. Hal tersebut juga sangat menarik karena mendapatkan pandangan ilmiah yang jelas dari masyarakat dari ragam yang berbeda. Hal ini menjadikan saya mendapatkan pandangan yang lebih baik tentang yang  khasanah penelitian pada beragam penelitian dan saya mendapatkan banyak ide inspiratif dari banyak peneliti terkemukan.
Sebaliknya, saya juga mengetahui bahwa Beijing mempunyai beberapa masalah sosial dan lingkungan. Saya mengetahui/merasakan adanya polusi udara dan mengamati adanya pengaruh kepadatan penduduk yang tinggi pada aspek sistem transportasi kota, pembuangan sampah dan pemukiman perkotaan. Melalui teman lab, saya mengetahui tentang polusi air di Beijing.

Akhirnya, menghadiri kongres tersebut merupakan pengalaman baru dan berharga. Saya bertemu banyak orang penting, konferensi yang dilaksanakan dengan baik, makanan di Cina yang lezat dan keberadaan Beijing dengan lanskap dan sejarahnya yang menarik untuk dikunjungi.

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada GELs program, Hiroshima University yang mendukung kunjungan dan partisipasi pada kongres dunia ini.

Publication HOME